Terlintas rasa saat itu harus dirubah, rasa memiliki dan dimiliki semakin sempurna dengan banyak hal rahasia menjadi sama.
Sekitar 38 jam yang lalu atau tepatnya minggu 20.00 pm di Kantor PBNU pusat salemba, semua masih baik-baik saja. tampak normal segala sesuatunya, walaupun telah sebelumnya (sabtu malem-red) kami mengalami sebuah adu argumentasi yang hebat. Tidak sedikitpun tampak menyisakan sesuatu, semua baik-baik saja.Saat itu kami antrian yang kedua dari 4 orang yang ada, berdiri berjajar 1 meter didepan pintu Anjungan tempat biasa kami melakukan transaksi money cash. Suasana sekitar Anjungan pun tampak lengang, tidak ada kegiatan yang berarti saat itu. Mobil-mobil yang parkir tampak hanya beberapa saja, meski kami tau sebenarnya pasti ada kegiatan didalam sana. Gw pernah beberapa kali masuk kedalem, salut sama para pengelola NUonline boleh dibilang kerja sosial walopun sebenarnya ada honor yang mereka terima. jika dibandingkan dengan kebutuhan pasti tidak seberapa, mencerdaskan Bangsa khususnya masyarakat NU menjadi prioritas tertinggi diatas kebutuhan tadi.Ada sekitar kurang lebih 4 orang yang mengawaki site tersebut, memberikan informasi terbaru meski harus berjuang dengan lelah dan kantuk. namun seali lagi keyakinan dan kekuatan hati serta keihlasan-lah yang membuat mereka mampu bertahan hingga hari ini.
Mari Berbagi....
Selamat datang Indonesia!!!!...
Mari berbagi setiap cerita, harapan,keinginan,karya dan Mimpi.....
Mari berbagi setiap cerita, harapan,keinginan,karya dan Mimpi.....
- Sakti Fahri Seno -
Selasa, 26 Februari 2008
Jumat, 22 Februari 2008
Tembemq...
Tembemq....
Kupanggil Namamu dalam sepiku
Kuraih bayangmu, temani mimpiku
Nyata bahagiaku karenamu
Tercipta setelah peluh tertempuh
Tembemq....
Kutorehkan namamu dalam jasadku
Sebagai pengingat adanya untukku
Menghiburku dalam sebuah ukiran
Janiaku terpatri dikeping hati
Tembemq....
Selaksa bangga sejuta syukur
laga rata dalam asa
Merenda kisah penuh nyata
Saat itu halal menjadi miliknya
Tembemq....
Harapan merona, langkah semakin pasti
Usahaku usahamu, usaha kita satu masa
Ajak bersama menyaksikan cinta
Terbalut dalam ikatan cinta karena-Nya.
Dengan cinta Fahrimu untuk Bemq.....
Kupanggil Namamu dalam sepiku
Kuraih bayangmu, temani mimpiku
Nyata bahagiaku karenamu
Tercipta setelah peluh tertempuh
Tembemq....
Kutorehkan namamu dalam jasadku
Sebagai pengingat adanya untukku
Menghiburku dalam sebuah ukiran
Janiaku terpatri dikeping hati
Tembemq....
Selaksa bangga sejuta syukur
laga rata dalam asa
Merenda kisah penuh nyata
Saat itu halal menjadi miliknya
Tembemq....
Harapan merona, langkah semakin pasti
Usahaku usahamu, usaha kita satu masa
Ajak bersama menyaksikan cinta
Terbalut dalam ikatan cinta karena-Nya.
Dengan cinta Fahrimu untuk Bemq.....
Kamis, 21 Februari 2008
Yang kunanti...
Berlari kukejar waktu
Menjauh kuhampiri
Datang hempaskan ragu
Berikan rasa dinanti nurani
Setetes empedu sadarkan prilaku
Lenyapkan ambisi egoku
Berkompetisi wujudkan mimpi
Harapan menjadi semakin nyata terjalani
Jika cinta merubah segala
Dalam kekuatannya merangkum duka
Sirna tanpa nestapa
Bahagia terjelang, indah tercapai
Ingin bersama lalui dunia
Beragam suasana tetap terjaga
Menangis,tertawa dan bernyanyi
Terjang kerasnya aral dimuka
Menjauh kuhampiri
Datang hempaskan ragu
Berikan rasa dinanti nurani
Setetes empedu sadarkan prilaku
Lenyapkan ambisi egoku
Berkompetisi wujudkan mimpi
Harapan menjadi semakin nyata terjalani
Jika cinta merubah segala
Dalam kekuatannya merangkum duka
Sirna tanpa nestapa
Bahagia terjelang, indah tercapai
Ingin bersama lalui dunia
Beragam suasana tetap terjaga
Menangis,tertawa dan bernyanyi
Terjang kerasnya aral dimuka
Rabu, 20 Februari 2008
Sekilas Tentang Kami.....
quote***********************************************************
Masq,
Aku mau protes…
Ga banget foto yang penampakan! Masa istri sendiri dibilang penampakan?! Kira” dunks….cari kek yang lain. Kurang koleksi fotoku ya?! Ganti. Ganti! Sebel ah! Jelek kamu! Kenapa juga ga minta foto perkawinannya pak fuji yang ada kita rame” and yang kawinannya mba iin. Ga kreatif amat sih…apa terlalu kreatif ya?! Marah aku.
Nih fotoku di id card yang baru…kalo fotoku yang di id card maersk ada ga? Kumpulin dunks. ntar qt liat 5 thaun dari sekarang. Makin jelek atau makin parah hehehe……
tembem
************************************************************************************
Perhatiannya yang tinggi cenderung kadang suka kelewatan. " Iyyyaaaa Bawwellll " dua kata yang kadang terlontar tanpa sengaja.Hihihi... jadi suka ngrasa bersalah kalo inget " Maafin Aq ya Bemq sayang ". Kritis untuk setiap hal yang dirasakan, dilihat dan didengar. Sarkasme, tajem dan nyelekittt!!! tapi entah kenapa semuanya itu justru membuat semua perasaan semakin dalam. Pada dasarnya karena Gw emang ga suka pujian-pujian yang terlalu sering dan manis, gw bakal lebih sangat menghargai dan berasa ada harganya justru kalo dapet kritikan. Sebab menurut gw sesuatu yang berlebihan pada akhirnya tidak baik. ya termasuk Makhluk menyeramkan bernama " Pujian " tadi. Karena ternyata orang yang terlalu banyak dan sering memuji itu justru adalah musuh terbesar kita untuk berkembang. Mengapa demikian ? ya seringkali kita sebagai manusia biasa terlena akan pujian-pujian tadi. Menjadi sombong karena merasa hebat,mengalami kemunduran karena terlena akan pujian-pujian tersebut dan cenderung mati karya karena kemudian merasa sudah cukup dengan apa yang sudah dilakukan. Waw !!! cukup berbahaya sekali rupanya.
Kembali ke Tembemq......
Jujur kadang suka kaga tahan dengan kalimat-kalimat ekstrimnya, sering kita berada pada titik kulminasi emosi tertinggi, adu argumentasi dan saling menguji pendapat yang kemudian diakhiri dengan pertengkaran. Salah kalimat, penekanan kata atau intonasi dan bahasa tubuh dalam menyampaikan pendapat sering tidak terkontrol. kalau sudah begitu kalau engga gw yang tersinggung ya kadang dia. Anyway kita sudah sepakat bahwa hal ini adalah bagian dari proses bagaimana kita belajar untuk berkomunikasi, karena kita setuju didalam hubungan ini tak ada sedikitpun perasaan yang tidak enak kami sembunyikan, apa yang ada dikepala, penilaian-penilaian dan analisa tentang kami selalu kami bicarakan. Efeknya ya diatas tadi.tapi toh akhirnya kita sama-sama mengerti, kita sepakat membuat semuanya lebih baik. Meski kadang kita sampai harus teriak-teriak,nangis-nangis dan nyanyi-nyanyi tapi kita sudah sama-sama tau bahwa jauh didasar hati yang paling dalam kita tau kita saling mencintai, dalam logika yang paling sadar kita yakin kita bisa menjadi yang terbaik. Tentu keyakinan berdasarkan logika ini sudah melalui banyak pengujian-pengujian(maaf can't publish, Top secret euuyyy!).
Hal yang paling aneh diantara kita adalah ternyata dialah yang paling logis, trus sebaliknya gw yang sering gunain perasaan. Heh... lucu juga gw yang slalu nge-plan untuk setiap hal meski kegiatan atau hal-hal kecil dan dia yang selalu menggunakan logika. Nampaknya cukup bisa dimanfaatkan untuk kemudian menciptakan peta hidup yang jauh lebih jelas. Kemudian sikap dan tingkah laku-nya cenderung bisa disebut slanang-slonong atau gradak-gruduk Dan gw cukup tenang, lah ini juga ternyata bisa menjadi hal yang sangat baik juga jika digabungkan. Hasil akhirnya adalah dengan peta hidup yang terencana dan logis kemudian dijalani dengan ritme yang cukup sedang, tidak terlalu cepet juga tidak terlalu tenang atau santai. Sebuah formula atau konsep yang cukup jitu rupanya.
Dalam setiap saat kami bersama sering gw yang menjadi decision maker " sambil belajar menyerahkan semua kepada suami " ucapnya dalam suatu diskusi. Awalnya gw cukup sebel juga kenapa seringkali gw yang menjadi pembuat keputusan, dan gw pikir ya sudah gw buat aja keputusan-keputusan itu meski hanya memilih tempat makan atau mau makan apa, balik lagi sering banget dia komplain ini-lah ,itu-lah yang akhirnya gw sering ngrasa bersalah. tapi disini gw coba mengambil sisi positifnya dimana ternyata gw mesti lebih berhati-hati dalam membuat setiap keputusan, walaupun hanya menentukan hal-hal yang tidak terlalu penting. dan setelah gw inget-inget ternyata ini adalah prinsip dasar untuk menjadi pemimpin, gw dapet saat gw belajar LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) disalah satu kegiatan remaja mesjid di daerah rumah. Tadinya gw cuma mikir bukan saatnya sekarang gw sebagai pembuat keputusan, jadi menurut gw ya sama-sama aja-lah kalo ada yang harus ditentukan atau dibuat keputusan. Tapi gw seneng, akhirnya dengan keadaan ini gw sama-sama belajar lagi. Belajar untuk pintar membuat keputusan dan belajar buat bersyukur dengan apa yang sudah diputuskan.
Aduh sebenernya masih banyak yang gw mao ceritain.., tapi mungkin nanti dilain judul atau kesempatan aja kali.... karena gw yakin dengan sedikit cerita diatas saja sudah bakal membuat sebuah opini yang baik tentang hubungan kita( Maaf Narsis ). see you....
Sabtu, 16 Februari 2008
Valentine's Day ???
Saint Valentino… seorang pendeta dizaman Kaisar Claudius II dianggap sebagai pendekar cinta, yang dengan dedikasinya mencurahkan segala kemampuan dan kesabaran serta kegigihan untuk perjuangan cinta.Sebuah
legenda yang sampai saat ini menjadi fenomena yang menggila dikalangan masyarakat dunia pada umumnya. Dirayakan setiap tanggal 14 dibulan Februari, awalnya adalah dirayakan sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya pendekar cinta “ Saint valentino “ kemudian seiring perkembangannya ditetapkan sebagai perayaan hari kasih sayang. yang tepatnya dimulai pada tahun 1800 masehi, setelah sebelumnya Miss Esther Howland menjadi orang yang pertama mengirimkan kartu valentine.
Sebenarnya apa esensi dari Kasih sayang itu sendiri ? sebuah gambaran perasaan yang relatif penafsirannya, direfleksikan dengan perbuatan nyata. Kemudian bunga, coklat, boneka dan benda-benda yang bernilai cinta menjadi symbol dari penyampaian kasih sayang itu sendiri.
Sebuah perhelatan akbar yang tentu saja sangat penting untuk mereka yang mengklaim dirinya pengagung cinta dan kasih sayang. Sebuah hari yang dirayakan bersama orang-orang yang dikasihi setiap tahunnya.
legenda yang sampai saat ini menjadi fenomena yang menggila dikalangan masyarakat dunia pada umumnya. Dirayakan setiap tanggal 14 dibulan Februari, awalnya adalah dirayakan sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya pendekar cinta “ Saint valentino “ kemudian seiring perkembangannya ditetapkan sebagai perayaan hari kasih sayang. yang tepatnya dimulai pada tahun 1800 masehi, setelah sebelumnya Miss Esther Howland menjadi orang yang pertama mengirimkan kartu valentine.
Sebenarnya apa esensi dari Kasih sayang itu sendiri ? sebuah gambaran perasaan yang relatif penafsirannya, direfleksikan dengan perbuatan nyata. Kemudian bunga, coklat, boneka dan benda-benda yang bernilai cinta menjadi symbol dari penyampaian kasih sayang itu sendiri.
Sebuah perhelatan akbar yang tentu saja sangat penting untuk mereka yang mengklaim dirinya pengagung cinta dan kasih sayang. Sebuah hari yang dirayakan bersama orang-orang yang dikasihi setiap tahunnya.
Jumat, 15 Februari 2008
Saturday,Feb09,2008
Rainy Day.....
Awan hitam bergulung-gulung menutupi cerahnya langit, biru bersama angin pergi meninggalkan kelamnya.saling salip mengejar cerah,masih disini di sebuah tempat bernama Halte.Tampak didepanku Maul,dengan cadar berbentuk helm terbuat dari kain sebagai pelindung dari biadabnya debu jalanan.Disela-sela diantara jari telunjuk dan jari tengahnya tak luput sebatang rokok kecil berwarna putih dengan mengepul asap diujungnya.Temanku yang satu ini memang sangat lucu dan menggemaskan atau lebih tepatnya lagi bisa dibilang Nyebelin.Rambutnya belah tengah,badannya kurus, item, dekil serta bau. Semua orang dikelas merasakan penyesalan yang mendalam saat tanpa sengaja sepakat menunjuknya sebagai ketua kelas, Maul adalah satu-satunya orang yang memprotes attendance Dosen, dimana semua orang sangat kecewa dengan beberapa pertemuan yang tidak dihadirinya. Kepeduliannya menjadi dasar kita untuk memilih. Dan sejak saat itu Maul terpilih sebagai Ketua kelas tanpa sebelumnya melalui proper test. Modalnya hanya keberuntungan untuk meraih sebuah jabatan penting secara aklamasi.Sumpah ga ada terlihat sosok leader padanya.Tabiat buruk yang menjadi cirri khasnya adalah suka keluar kelas setelah absen hanya sekedar ngerokok.Monyett !!!
Angin menderu menyiratkan basah air hujan,kami bertumpuk-tumpuk tepat berada ditengah halte untuk menghindarinya.Kasihan si Bohay kuyup keujanan,pasti dingin bangett...ingin rasanya memelukmu sayang.Berikan kehangatan agar kau mampu terus menemaniku. Bohay adalah teman hidup yang paling setia setiap perjalanan panjang mewujudkan asa dan mimpiku. Tanpa sebuah ikatan hukum baik agama maupun Negara kami sering berbagi,memberikan perhatian layaknya sepasang kekasih.Pengertiannya tidak disangsikan lagi,tak pernah sekalipun menuntut sesuatu dalam setiap perjalanan yang kami lalui, Hanya memang pernah sekali waktu cukup merepotkan pada saat jarum E pada indikatornya benar-benar mentok dan ngambek minta di tuntun untuk berjalan kaki bersamaku. Itupun sebenarnya kesalahan penjual yang tidak benar-benar memberikan minum pada sibohay, padahal hanya itu yang mampu membuat Bohay berlari riang bersamaku.Entah sebuah kesengajaan untuk sebuah pendapatan diluar penghasilan atau memang pemilik station yang kurang peka memperhatikan kalibrasi timbangan berkala yang seharusnya dilakukan setiap 6 bulan sekali atau memang curang. Jangan-jangan Akunya yang memang bodoh tidak memperhatikan meter liter dan uang yang tertera. Sudah tidak tepat lagi memang mempercayai setiap hal yang terjadi, meskipun diklaim sebagai alat pengukur digital yang cukup baik tapi tetap saja Faktor manusia menjadi penting untuk diperhatikan. Bukan prasangka buruk tapi lebih kepada sebuah kontrol atas apa yang terjadi.
“ Maen bilyard ?,nonton atau nongkrong ?. Gw bete nih !!! “
Mencoba lupakan dingin dan derasnya hujan Maul mencoba menawarkan sebuah ide yang lumayan cukup menarik. Kami biasa melakukannya saat setelah Jam belajar selesai,beberapa jam bersama sekedar mempererat ikatan pertemanan.Tidak jauh dari tempat kami berkumpul saat ini, jaraknya kurang lebih sekitar 400 meter, cukup cozy dan aman tempat parkirnya.
To be continued…..
Awan hitam bergulung-gulung menutupi cerahnya langit, biru bersama angin pergi meninggalkan kelamnya.saling salip mengejar cerah,masih disini di sebuah tempat bernama Halte.Tampak didepanku Maul,dengan cadar berbentuk helm terbuat dari kain sebagai pelindung dari biadabnya debu jalanan.Disela-sela diantara jari telunjuk dan jari tengahnya tak luput sebatang rokok kecil berwarna putih dengan mengepul asap diujungnya.Temanku yang satu ini memang sangat lucu dan menggemaskan atau lebih tepatnya lagi bisa dibilang Nyebelin.Rambutnya belah tengah,badannya kurus, item, dekil serta bau. Semua orang dikelas merasakan penyesalan yang mendalam saat tanpa sengaja sepakat menunjuknya sebagai ketua kelas, Maul adalah satu-satunya orang yang memprotes attendance Dosen, dimana semua orang sangat kecewa dengan beberapa pertemuan yang tidak dihadirinya. Kepeduliannya menjadi dasar kita untuk memilih. Dan sejak saat itu Maul terpilih sebagai Ketua kelas tanpa sebelumnya melalui proper test. Modalnya hanya keberuntungan untuk meraih sebuah jabatan penting secara aklamasi.Sumpah ga ada terlihat sosok leader padanya.Tabiat buruk yang menjadi cirri khasnya adalah suka keluar kelas setelah absen hanya sekedar ngerokok.Monyett !!!
Angin menderu menyiratkan basah air hujan,kami bertumpuk-tumpuk tepat berada ditengah halte untuk menghindarinya.Kasihan si Bohay kuyup keujanan,pasti dingin bangett...ingin rasanya memelukmu sayang.Berikan kehangatan agar kau mampu terus menemaniku. Bohay adalah teman hidup yang paling setia setiap perjalanan panjang mewujudkan asa dan mimpiku. Tanpa sebuah ikatan hukum baik agama maupun Negara kami sering berbagi,memberikan perhatian layaknya sepasang kekasih.Pengertiannya tidak disangsikan lagi,tak pernah sekalipun menuntut sesuatu dalam setiap perjalanan yang kami lalui, Hanya memang pernah sekali waktu cukup merepotkan pada saat jarum E pada indikatornya benar-benar mentok dan ngambek minta di tuntun untuk berjalan kaki bersamaku. Itupun sebenarnya kesalahan penjual yang tidak benar-benar memberikan minum pada sibohay, padahal hanya itu yang mampu membuat Bohay berlari riang bersamaku.Entah sebuah kesengajaan untuk sebuah pendapatan diluar penghasilan atau memang pemilik station yang kurang peka memperhatikan kalibrasi timbangan berkala yang seharusnya dilakukan setiap 6 bulan sekali atau memang curang. Jangan-jangan Akunya yang memang bodoh tidak memperhatikan meter liter dan uang yang tertera. Sudah tidak tepat lagi memang mempercayai setiap hal yang terjadi, meskipun diklaim sebagai alat pengukur digital yang cukup baik tapi tetap saja Faktor manusia menjadi penting untuk diperhatikan. Bukan prasangka buruk tapi lebih kepada sebuah kontrol atas apa yang terjadi.
“ Maen bilyard ?,nonton atau nongkrong ?. Gw bete nih !!! “
Mencoba lupakan dingin dan derasnya hujan Maul mencoba menawarkan sebuah ide yang lumayan cukup menarik. Kami biasa melakukannya saat setelah Jam belajar selesai,beberapa jam bersama sekedar mempererat ikatan pertemanan.Tidak jauh dari tempat kami berkumpul saat ini, jaraknya kurang lebih sekitar 400 meter, cukup cozy dan aman tempat parkirnya.
To be continued…..
Senin, 11 Februari 2008
Takdir : Setelah Usaha Dan Do'a...
Taqdir adalah ketentuan Allah, baik yang buruk atau yang Baik.Disebut takdir adalah hasil atau apa yang terjadi setelah Usaha dan Do'a yang kita Lakukan atas apa yang ada dan kita inginkan.
Kemudian Usaha...Sekeras apakah Usaha yang sudah kita lakukan.Usaha yang dilakukan dengan penuh kesungguhan demi untuk sebuah tujuan yang baik niscaya akan diberikan Jalan Keluar oleh Allah SWT. seperti dalam hadist Nabi " Man Jadda Wajada " Siapa Orang yang bersungguh-sungguh dalam berusaha maka Dia Dapat.Artinya adalah peranan kita sebagai manusia menjadi sangat penting untuk menentukan sesuatu bisa berhasil atau tidak.
Do'a.... ketulusan hati,kebersihan jiwa, keikhlasan dan prasangka baik terhadap Allah adalah beberapa hal yang penting untuk diperhatikan saat memohon. Do'a adalah kembalinya sebuah kesadaran akan kelemahan, dan pengakuan akan kebesaran Allah SWT.
Saudaraku.... Jangan pernah ragukan keadilan Allah SWT, sudah sangat banyak sekali keadilan-keadilan Allah yang baik sadar dan tidak sudah kita dapati dan rasakan.
Berkarir dalam rumah tangga adalah sebaik-baik karir disisi Allah, pilihan yang sangat mulia. Seperti katamu generasi yang baik, pribadi yang berkualitas dan kesuksesan orang-orang yang sukses semua dibangun dari rumah.Kehebatan dan kesuksesan seseorang pasti tidak luput dari bagaimana Orang tua mendidiknya.lalu siapa yang lebih banyak berperan dalam pembentukan menuju kesuksesan tadi ? Tentu saja Ibu rumah tangga yang dengan ketulusannya mendedikasikan waktu dan hidupnya untuk keluarga.
Allah selalu punya rencana Baik untuk setiap Hambanya, karena ketika Ruh ditiupkan maka terjadilah semua penetapan-penetapan hal yang baik atas diri kita. Maka jika ada hal yang menurut pandangan manusia itu Buruk pasti ada nilai baik, maksud dan tujuan yang mulia dari Allah SWT untuk kita ummat manusia.
Allah maha tau.. boleh jadi seseorang ditakdirkan tidak sukses di satu bidang namun dimuliakan derajatnya dibidang yang lain.
Allah Maha Adil, rencana yang manis yang lebih gemilang untuk kita yang berusaha telah disiapkan.Bersihkan hati, ikhlaskan setiap usaha dan kejadian yang ada karena sekali lagi sesunguhnya Allah punya rencana Baik atas apa yang ditaqdirkannya.
" Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia ". (Ar-Ra'du Ayat 11)
" Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar ". (Al-Baqarah ayat 153)
Samuel Smiles mengawalinya dengan gagasan atau pikiran. Tanamlah gagasan, petiklah tindakan. Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan. Tanamlah kebiasaan, petiklah watak. Tanamlah watak, petiklah nasib
Kemudian Usaha...Sekeras apakah Usaha yang sudah kita lakukan.Usaha yang dilakukan dengan penuh kesungguhan demi untuk sebuah tujuan yang baik niscaya akan diberikan Jalan Keluar oleh Allah SWT. seperti dalam hadist Nabi " Man Jadda Wajada " Siapa Orang yang bersungguh-sungguh dalam berusaha maka Dia Dapat.Artinya adalah peranan kita sebagai manusia menjadi sangat penting untuk menentukan sesuatu bisa berhasil atau tidak.
Do'a.... ketulusan hati,kebersihan jiwa, keikhlasan dan prasangka baik terhadap Allah adalah beberapa hal yang penting untuk diperhatikan saat memohon. Do'a adalah kembalinya sebuah kesadaran akan kelemahan, dan pengakuan akan kebesaran Allah SWT.
Saudaraku.... Jangan pernah ragukan keadilan Allah SWT, sudah sangat banyak sekali keadilan-keadilan Allah yang baik sadar dan tidak sudah kita dapati dan rasakan.
Berkarir dalam rumah tangga adalah sebaik-baik karir disisi Allah, pilihan yang sangat mulia. Seperti katamu generasi yang baik, pribadi yang berkualitas dan kesuksesan orang-orang yang sukses semua dibangun dari rumah.Kehebatan dan kesuksesan seseorang pasti tidak luput dari bagaimana Orang tua mendidiknya.lalu siapa yang lebih banyak berperan dalam pembentukan menuju kesuksesan tadi ? Tentu saja Ibu rumah tangga yang dengan ketulusannya mendedikasikan waktu dan hidupnya untuk keluarga.
Allah selalu punya rencana Baik untuk setiap Hambanya, karena ketika Ruh ditiupkan maka terjadilah semua penetapan-penetapan hal yang baik atas diri kita. Maka jika ada hal yang menurut pandangan manusia itu Buruk pasti ada nilai baik, maksud dan tujuan yang mulia dari Allah SWT untuk kita ummat manusia.
Allah maha tau.. boleh jadi seseorang ditakdirkan tidak sukses di satu bidang namun dimuliakan derajatnya dibidang yang lain.
Allah Maha Adil, rencana yang manis yang lebih gemilang untuk kita yang berusaha telah disiapkan.Bersihkan hati, ikhlaskan setiap usaha dan kejadian yang ada karena sekali lagi sesunguhnya Allah punya rencana Baik atas apa yang ditaqdirkannya.
" Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia ". (Ar-Ra'du Ayat 11)
" Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar ". (Al-Baqarah ayat 153)
Samuel Smiles mengawalinya dengan gagasan atau pikiran. Tanamlah gagasan, petiklah tindakan. Tanamlah tindakan, petiklah kebiasaan. Tanamlah kebiasaan, petiklah watak. Tanamlah watak, petiklah nasib
Wanita Dan Keluarga...
Islam adalah agama yang tidak memihak kepada Wanita, sebagian aturan-aturannya dianggap klasik,terlalu maskulin atau male-biased. Cenderung bias jender, yang menempatkan Wanita pada nomor dua setelah laki-laki.Oleh karena itu, dianggap sudah tidak lagi relevan dengan keadaan modern dewasa ini.Itulah tudingan-tudingan yang dilontarkan kepada Islam, sebuah tudingan tanpa kajian. Kebebasan dan gaya hidup individualis-modis-materialistis memberikan pengaruh yang sangat besar kepada kaum muslim. Dikondisikan untuk menerima setiap hal yang berbau modern, Maka pantas jika kemudian kebahagian diukur hanya dengan nilai-nilai yang bersifat duniawi. Terpenuhinya kebutuhan jasmani dan sebanyak mungkin materi yang dapat dihasilkan sebagai barometer penentu sebuah kesuksesan. Kemudian para Wanita bersaing dengan kaum pria untuk menghasilkan karya dan mendapatkan materi sebanyak-banyaknya sehingga peran Wanita sebagai istri dan ibu sering diabaikan. Dan menganggap tidak berarti ketika tidak ada kontribusi ekonomi yang diberikan kepada keluarga. Dan mereka nyaris menanggalkan kebanggaannya menjadi seorang muslimah serta kemuliaannya sebagai istri dan ibu, pengasuh dan pendidik bagi anak-anaknya serta partner hidup suaminya. Materialisme pada masa Renaissance telah membawa manusia pada era industrialisasi. Pandangan ini melihat Wanita dan laki-laki kodratnya sama, yakni sebagai faktor produksi. Hanya saja dilatarbelakangi pertimbangan fisik dan kelas sosial yang berlaku, upah kerja Wanita selalu nomor dua.
Kapitalisme menghancurkan industri rumah tangga satu persatu, Wanita-pun akhirnya berduyun-duyun meninggalkan “ istananya “ berbaur dengan pria untuk menjadi pekerja atau istilahnya menjadi “ Wanita Karir “.Ketika itu mulailah terdengar jerit tangis para balita yang pagi hari sudah kehilangan Ibu-nya. Motifnya adalah psikologis dan tuntutan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat.
Gerakan emansipasi yang dipopulerkan oleh wanita barat telah memancing naluri wanita untuk menunjukkan eksistensinya. Akan tetapi dilain sisi bisakah Wanita menjadi “ super woman “ yang sukses menjalankan peran gandanya ?Sungguh sebuah harga mahal yang harus ditebus ketika statistic menunjukkan angka yang meningkat pada kriminalitas,perceraian dan perselingkuhan karena telah terabaikannya keluarga sebagai basis pendidikan moral yang utama.
Dilematis memang ketika Ilmu yang telah didapat kemudian menjadi satu tuntutan untuk kemudian mengaplikasikannya kedalam dunia kerja, kemudian dihadapkan pada sebuah ketentuan atau norma Agama. Namun demikian jika memang keadaan memaksa hingga Wanita harus bekerja diluar rumah, Islam telah memberikan batasannya. Yaitu , harus seizin walinya ( Ayah atau suaminya ) untuk pekerjaan mubah seperti, mengajar anak putri atau menjadi perawat bagi pasien wanita, tidak berikhtilat (bercampur antara laki-laki dan Wanita yang bukan muhrimnya) atau berkhalwat dengan pria,tidak bertabarruj dan tidak memperlihatkan perhiasan atau kecantikannya, tidak bersolek dan memakai parfum yang berlebihan serta memakai Hijab yang sesuai dengan Syari’at.
Bagaimana pun juga, tempat bekerja wanita yang sesungguhnya dan yang paling mulia adalah di dalam rumahnya. Di sanalah wanita akan senantiasa terlindungi dan dapat lebih dekat dengan Allah manakala menetap di rumah, mencari ridha Allah dengan cara beribadah kepadaNya, mencurahkan segenap kemampuan untuk mendidik sang buah hati, mentaati suami, dan memberikan kasih sayang kepada anggota keluarga. Wanita yang hebat, bukanlah mereka yang harus bersaing berebut dunia dengan kaum pria. Wanita yang sukses adalah yang bertanggung jawab dengan tugas utama yang dianugerahkan Allah atasnya, mendidik generasi tangguh masa depan.
Kapitalisme menghancurkan industri rumah tangga satu persatu, Wanita-pun akhirnya berduyun-duyun meninggalkan “ istananya “ berbaur dengan pria untuk menjadi pekerja atau istilahnya menjadi “ Wanita Karir “.Ketika itu mulailah terdengar jerit tangis para balita yang pagi hari sudah kehilangan Ibu-nya. Motifnya adalah psikologis dan tuntutan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah didapat.
Gerakan emansipasi yang dipopulerkan oleh wanita barat telah memancing naluri wanita untuk menunjukkan eksistensinya. Akan tetapi dilain sisi bisakah Wanita menjadi “ super woman “ yang sukses menjalankan peran gandanya ?Sungguh sebuah harga mahal yang harus ditebus ketika statistic menunjukkan angka yang meningkat pada kriminalitas,perceraian dan perselingkuhan karena telah terabaikannya keluarga sebagai basis pendidikan moral yang utama.
Dilematis memang ketika Ilmu yang telah didapat kemudian menjadi satu tuntutan untuk kemudian mengaplikasikannya kedalam dunia kerja, kemudian dihadapkan pada sebuah ketentuan atau norma Agama. Namun demikian jika memang keadaan memaksa hingga Wanita harus bekerja diluar rumah, Islam telah memberikan batasannya. Yaitu , harus seizin walinya ( Ayah atau suaminya ) untuk pekerjaan mubah seperti, mengajar anak putri atau menjadi perawat bagi pasien wanita, tidak berikhtilat (bercampur antara laki-laki dan Wanita yang bukan muhrimnya) atau berkhalwat dengan pria,tidak bertabarruj dan tidak memperlihatkan perhiasan atau kecantikannya, tidak bersolek dan memakai parfum yang berlebihan serta memakai Hijab yang sesuai dengan Syari’at.
Bagaimana pun juga, tempat bekerja wanita yang sesungguhnya dan yang paling mulia adalah di dalam rumahnya. Di sanalah wanita akan senantiasa terlindungi dan dapat lebih dekat dengan Allah manakala menetap di rumah, mencari ridha Allah dengan cara beribadah kepadaNya, mencurahkan segenap kemampuan untuk mendidik sang buah hati, mentaati suami, dan memberikan kasih sayang kepada anggota keluarga. Wanita yang hebat, bukanlah mereka yang harus bersaing berebut dunia dengan kaum pria. Wanita yang sukses adalah yang bertanggung jawab dengan tugas utama yang dianugerahkan Allah atasnya, mendidik generasi tangguh masa depan.
Sabtu, 09 Februari 2008
Ar-Rahman 1 - 78
1. (tuhan) yang Maha pemurah,
2. Yang telah mengajarkan Al Quran.
3. Dia menciptakan manusia.
4. Mengajarnya pandai berbicara.
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan Kedua-duanya tunduk kepada nya.
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
9. Dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
11. Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
13. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
15. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
16. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]
18. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
20. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing [1443].
21. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
23. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
24. Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang Tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
25. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
28. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan[1444].
30. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu Hai manusia dan jin.
32. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga Maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
36. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka[1445].
42. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
43. Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
44. Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
45. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
46. Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga[1446].
47. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
48. Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
49. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
50. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir
51. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
52. Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
53. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
54. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.
55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
56. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
57. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
59. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
60. Tidak ada Balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
61. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
62. Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi[1447]
63. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
64. Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
65. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
66. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.
67. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
68. Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
69. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
70. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.
71. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
72. (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
73. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
74. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
75. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
77. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
78. Maha Agung nama Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan karunia.
[1442] Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
[1443] Di antara ahli tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan Maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) Maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), Maka bertemulah dua lautan itu. seperti terusan Suez dan terusan Panama.
[1444] Maksudnya: Allah Senantiasa dalam Keadaan Menciptakan, menghidupkan, mematikan, Memelihara, memberi rezki dan lain lain.
[1445] Maksudnya: pada hari berhisab tidak lagi didengar alasan-alasan dan uzur-uzur yang mereka kemukakan.
[1446] Yang dimaksud dua syurga di sini adalah, yang satu untuk manusia yang satu lagi untuk jin. ada juga ahli tafsir yang berpendapat syurga dunia dan syurga akhirat.
[1447] Selain dari dua syurga yang tersebut di atas ada dua syurga lagi yang disediakan untuk orang-orang mukmin yang kurang derajatnya dari orang-orang mukmin yang dimasukkan ke dalam syurga yang pertama.
2. Yang telah mengajarkan Al Quran.
3. Dia menciptakan manusia.
4. Mengajarnya pandai berbicara.
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan Kedua-duanya tunduk kepada nya.
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
9. Dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
11. Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
13. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
15. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
16. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]
18. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
20. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing [1443].
21. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
23. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
24. Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang Tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
25. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
28. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
29. Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan[1444].
30. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu Hai manusia dan jin.
32. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga Maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
36. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka[1445].
42. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
43. Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
44. Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
45. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
46. Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga[1446].
47. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
48. Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
49. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
50. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir
51. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
52. Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
53. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
54. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.
55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
56. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
57. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
59. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
60. Tidak ada Balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
61. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
62. Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi[1447]
63. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
64. Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
65. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
66. Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.
67. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
68. Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
69. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
70. Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.
71. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
72. (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
73. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
74. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
75. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
77. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
78. Maha Agung nama Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan karunia.
[1442] Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
[1443] Di antara ahli tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan Maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) Maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), Maka bertemulah dua lautan itu. seperti terusan Suez dan terusan Panama.
[1444] Maksudnya: Allah Senantiasa dalam Keadaan Menciptakan, menghidupkan, mematikan, Memelihara, memberi rezki dan lain lain.
[1445] Maksudnya: pada hari berhisab tidak lagi didengar alasan-alasan dan uzur-uzur yang mereka kemukakan.
[1446] Yang dimaksud dua syurga di sini adalah, yang satu untuk manusia yang satu lagi untuk jin. ada juga ahli tafsir yang berpendapat syurga dunia dan syurga akhirat.
[1447] Selain dari dua syurga yang tersebut di atas ada dua syurga lagi yang disediakan untuk orang-orang mukmin yang kurang derajatnya dari orang-orang mukmin yang dimasukkan ke dalam syurga yang pertama.
A small dedication...
It starts with a smile….a simple word of “hello”….and eyes became a wonder. Continue to bring sparks, a joyful surprise that light beautifully. You are my sun, an infinite rainbow of life that filled the very best part of my heart. Your touches leave a mark, gentle but yet forget not the essence of woman. If they say I’m special you’re the one who make me feel special. I do see forever in your eyes and it’s like a breeze in summer, a determination that completes a person’s. And when you describe every inche of what you feel, my heart beat coz you scattered it with deep and honest. If it is love, no better understanding that comes into it, nevertheless it is you who offer faith that inspire so dear…. I am proud to be your girl and overwhelmed in becoming your wife…. You, yes it is you who surpass my expectation and things that they called LOVE….
Dedicated to : Fahri
Dedicated to : Fahri
Hanya Mencintai atau ingin saling Mencintai ???
“ Mencintai “… seseorang yang memiliki rasa kepada sesuatu atau seseorang yang lainnya, artinya hanya perlu satu orang saja sebagai subjek, Objek tidak terlalu penting memegang peranan disini, hanya diam melakukan apa saja yang biasa dilakukan dan sesuai dengan keinginannya.Si subjek tidak memerlukan jawaban,ekspresi,pengertian,pemahaman,perhatian,fitback dan balasan perasaan dari si Objek tentunya.Dan tidak akan ada kisah yang yang panjang disini,tidak ada konflik.Lalu, sebesar atau sebanyak apapun perbedaan diantaranya menjadi sangat tidak penting. Subjek tetap dengan perasaan cintanya terhadap si Objek dan si Objek tetap berlaku hanya berdasarkan keinginannya saja tanpa harus memperhatikan segala sesuatunya tentang si subjek.
Kemudian “ Saling Mencintai “ …..
“ Saling Mencintai “ dalam keadaan ini tentu ada dua orang yang kemudian disebut Subjek untuk keduanya.Mengapa demikian ? ya karena keduanya mempunyai rasa ini kemudian bersepakat untuk mewujudkannya kedalam sebuah hubungan. Tentu saja peranan keduanya sangat penting dimana ketika sebuah commitment untuk menjalani hubungan itu terbentuk maka keduanya mempunyai peranan yang sangat pentiing. Betapa tidak karena dua perasaan menjadi satu dalam sebuah hubungan yang disebut dengan istilah Pacaran atau hubungan percintaan. Biasanya dominasi perasaan lebih besar dari logikanya, makanya tak jarang banyak orang yang terlihat bodoh menangis karena sesuatu yang mereka alami.Dan tidak sedikit juga bunuh diri karena tidak mampu mengendalikan perasaannya.Nah semua tentang keduanya menjadi sangat penting, Latar belakang, sejarahnya,status social dan kepribadiannya menjadi persoalan yang sering menimbulkan banyak masalah.Saat semua itu menjadi penting untuk dibicarakan maka timbul-lah sebuah kata baru yang disebut “ Perbedaan”. Persepsi tentang cinta,sayang, kasih sayang,setia,mengerti,memahami dan menikah kemudian penyatuan visi dan misi. Intinya semua menjadi sangat rumit untuk keduanya.Dengan tetap menggunakan logika sebagai alat untuk menimbang menjadikan semuanya semakin berat.
Kemudian “ Saling Mencintai “ …..
“ Saling Mencintai “ dalam keadaan ini tentu ada dua orang yang kemudian disebut Subjek untuk keduanya.Mengapa demikian ? ya karena keduanya mempunyai rasa ini kemudian bersepakat untuk mewujudkannya kedalam sebuah hubungan. Tentu saja peranan keduanya sangat penting dimana ketika sebuah commitment untuk menjalani hubungan itu terbentuk maka keduanya mempunyai peranan yang sangat pentiing. Betapa tidak karena dua perasaan menjadi satu dalam sebuah hubungan yang disebut dengan istilah Pacaran atau hubungan percintaan. Biasanya dominasi perasaan lebih besar dari logikanya, makanya tak jarang banyak orang yang terlihat bodoh menangis karena sesuatu yang mereka alami.Dan tidak sedikit juga bunuh diri karena tidak mampu mengendalikan perasaannya.Nah semua tentang keduanya menjadi sangat penting, Latar belakang, sejarahnya,status social dan kepribadiannya menjadi persoalan yang sering menimbulkan banyak masalah.Saat semua itu menjadi penting untuk dibicarakan maka timbul-lah sebuah kata baru yang disebut “ Perbedaan”. Persepsi tentang cinta,sayang, kasih sayang,setia,mengerti,memahami dan menikah kemudian penyatuan visi dan misi. Intinya semua menjadi sangat rumit untuk keduanya.Dengan tetap menggunakan logika sebagai alat untuk menimbang menjadikan semuanya semakin berat.
Lelaki-Mu.....
Ingat bahwa aku adalah lelakimu
Suguhkan apa yang yang sudah seharusnya
Tunjukkan jika memang harus kau tunjukkan
Jangan pernah merasa bosan,berhenti merasa puas
Berbesar hati menganggap diri yang paling hebat.
Aku mungkin lelakimu..tertakdir bersamamu
Menatap pagi melepas siang,menyambut malam indah menjelang
Berlari kesana kemari mencari sebuah peradaban tentang cinta
Bukan kecewa diharap ada tapi bahagia dinanti datang
Berusaha bukan terpaksa tetap berada dalam batas yang mulia
Hilang saat kecewa datang saat ceria
Aku lelakimu yang tak pernah luput mengingat tentangmu
Terbataskan dinding antara ruang dan waktu
Teruji setiap sikap,langkah dan perlakuan akan dirimu
Mencoba berikan membuatkan bahagia.
Kulukiskan meski hanya dalam hayalan
Kukatakan meski tlah habis kalimat untuknya
Menegrtilah akan keadaan busuk ini
Sesungguhnya akupun tak ingin ada meski tak pelak aku harus menghadapinya
Pengujian akan diri pribadi menjadikan sebuah asa untuk dapat melakukan beberapa hal yang terpuji.untukmu aku tak kan pernah menyerah sampai aku tau selemah apa kemampuanku….sebatas apa aku dapat melewatinya…
Aku bukan mereka,mereka tak pernah sama denganku
Berusaha itu langkahku,berdo’a sebagai apresiasi untuk meminta
Percayalah bahwa semua akan berakhir jalan yang terbaik pasti kita jelang,bersabarlah karena itu amat berguna untukku…..
Disaat semua terjalani penuh dengan segala pewarnaan akan kehidupan
Seribu Tanya mneghinggapi,seribu sesall sedianya dipikirkan kemungkinannya.
Suguhkan apa yang yang sudah seharusnya
Tunjukkan jika memang harus kau tunjukkan
Jangan pernah merasa bosan,berhenti merasa puas
Berbesar hati menganggap diri yang paling hebat.
Aku mungkin lelakimu..tertakdir bersamamu
Menatap pagi melepas siang,menyambut malam indah menjelang
Berlari kesana kemari mencari sebuah peradaban tentang cinta
Bukan kecewa diharap ada tapi bahagia dinanti datang
Berusaha bukan terpaksa tetap berada dalam batas yang mulia
Hilang saat kecewa datang saat ceria
Aku lelakimu yang tak pernah luput mengingat tentangmu
Terbataskan dinding antara ruang dan waktu
Teruji setiap sikap,langkah dan perlakuan akan dirimu
Mencoba berikan membuatkan bahagia.
Kulukiskan meski hanya dalam hayalan
Kukatakan meski tlah habis kalimat untuknya
Menegrtilah akan keadaan busuk ini
Sesungguhnya akupun tak ingin ada meski tak pelak aku harus menghadapinya
Pengujian akan diri pribadi menjadikan sebuah asa untuk dapat melakukan beberapa hal yang terpuji.untukmu aku tak kan pernah menyerah sampai aku tau selemah apa kemampuanku….sebatas apa aku dapat melewatinya…
Aku bukan mereka,mereka tak pernah sama denganku
Berusaha itu langkahku,berdo’a sebagai apresiasi untuk meminta
Percayalah bahwa semua akan berakhir jalan yang terbaik pasti kita jelang,bersabarlah karena itu amat berguna untukku…..
Disaat semua terjalani penuh dengan segala pewarnaan akan kehidupan
Seribu Tanya mneghinggapi,seribu sesall sedianya dipikirkan kemungkinannya.
Jumat, 08 Februari 2008
Better Education
Mampussss!!!!,Sakit Jiwa!!!.........
Profesionalisme diukur dari tingkat akademis, Lalu Ijasah ??? sebagai bukti menjadi sangat penting.
" Pa' Saya Sarjana strata satu jurusan Ekonomi, tapi memang ijasah saya hilang waktu rumah saya kebanjiran " Mencoba meyakinkan tingkat pendidikan yang sudah dilaluinya.
" Maaf Pa'... yang kita butuhkan disini adalah orang yang benar-benar Sarjana Ekonomi, dan kita butuh buktinya "
Sebuah opini yang berkembang adalah : " tingkat pendidikan seseorang menentukan kemudian orang tersebut profesional atau tidak " kemudian mampu mengaplikasikan ilmunya, sebagai tuntutan dari apa yang telah diperolehnya.
Kaum intelektual,terhormat dan disegani karena keilmuannya ditandai dengan gelar yang ditambah sebelum dan sesudah nama menjadi kebiasaan masyarakat indonesia.
Lalu pertanyaannya : Sudahkah kita benar-benar menghargai seseorang karena keilmuannya ? atau sebuah penghargaan diberikan karena gelarnya ???
Bias makna yang tersimpan saat sebuah kalimat terlontar tanpa dasar,tanpa kajian dan tidak diiringi dengan disiplin ilmu yang berkaitan.
Islam sangat detail memperhatikan hal ini, sebagai salah satu bukti yang paling kuat adalah ayat pertama yang diwahyukan Allah SWT. adalah Iqra' = Bacalah.. sungguh sebuah keteraturan yang indah ketika pada saat itu semua manusia dimuka bumi ini berada dalam pada zaman jahiliyyah/kebodohan kemudian turunlah Ayat ini sebagai pembuka sebuah peradaban baru yang berilmu. kemudian pada ayat selanjutnya Al ladzi 'Al lama bil qalam (Al-Alaq ayat 4)
" yang mengajar (Manusia) dengan perantaraan kalam " yang mengajarkan manusia dengan perantaraan/cara tulis baca. Kemudian Rasulullah SAW. pernah menyampaikan kepada sahabat bahwa orang yang menuntut ilmu sama pahalanya dengan orang yang berjihad dijalan Allah SWT., kemudian dikesempatan yang lain juga diserukan kepada Ummat-nya adalah untuk terus belajar sampai ke negeri cina. sungguh betapa sangat jauh sekali negeri cina dengan negeri Arab, artinya disini sejauh atau sesulit apapun Belajar sangat utama ummat islam sejak saat itu.
Lalu kita dizaman ini,dengan perkembangan tekhnologi yang semakin canggih dihadapkan pada persaingan dunia yang semakin ketatm,seyogianya sangat memperhatikan hal ini. Namun demikian banyak sekali diantara kita yang sudah keluar dari tujuan awal yang diperintahkan Nabi. Betapa tidak kemudian yang sangat diperhatikan dewasa ini adalah lulusan mana dan tingkat berapa, kalaupun ditanyakan disiplin ilmu apa yang diambil lebih kepada hanya sebuah pertanyaan belaka.Artinya penekanan yang dilakukan disini adalah tidak lebih dari sekedar tempat belajar dan tingkatannya. Tidak penting disiplin ilmu apa yang dipelajari.kemudian Anak didik-nya,siswa-nya dan pelajarnya tidak sama sekali mengerti betapa pentingnya disiplin ilmu yang dipelajarinya, toh jika nilainya tidak bagus masih bisa ngulang,her atau perbaikan.kemudian orang tua..., yang semestinya menjadi guru kedua setelah sekolah sudah seharusnya menjadi pembimbing,pemerhati apa saja yang sudah dipelajari anaknya malah berlaku hanya sebagai penyandang biaya sekolah.kemudian bangga saat anaknya sudah mencapai tingkat akhir belajarnya. Lalu Guru,dosen atau pengajar..dengan alasan kondisi psikologis kemudian membatasi materi,mengatur kurikulum sesingkat mungkin, asal tujuan belajarnya sudah tercapai tidak perlu lagi memikirkan hasil yang diperoleh.Oleh karena semua itu pantas-lah jika kemudian generasi bangsa indonesia menjadi sangat diragukan keilmuannya dimata bangsa asing.Budaya "Nrimo" , " Cepat puas ", dan " Sombong " diaplikasikan kepada seluruh sendi-sendi kehidupan termasuk belajar mengajar.
Profesionalisme diukur dari tingkat akademis, Lalu Ijasah ??? sebagai bukti menjadi sangat penting.
" Pa' Saya Sarjana strata satu jurusan Ekonomi, tapi memang ijasah saya hilang waktu rumah saya kebanjiran " Mencoba meyakinkan tingkat pendidikan yang sudah dilaluinya.
" Maaf Pa'... yang kita butuhkan disini adalah orang yang benar-benar Sarjana Ekonomi, dan kita butuh buktinya "
Sebuah opini yang berkembang adalah : " tingkat pendidikan seseorang menentukan kemudian orang tersebut profesional atau tidak " kemudian mampu mengaplikasikan ilmunya, sebagai tuntutan dari apa yang telah diperolehnya.
Kaum intelektual,terhormat dan disegani karena keilmuannya ditandai dengan gelar yang ditambah sebelum dan sesudah nama menjadi kebiasaan masyarakat indonesia.
Lalu pertanyaannya : Sudahkah kita benar-benar menghargai seseorang karena keilmuannya ? atau sebuah penghargaan diberikan karena gelarnya ???
Bias makna yang tersimpan saat sebuah kalimat terlontar tanpa dasar,tanpa kajian dan tidak diiringi dengan disiplin ilmu yang berkaitan.
Islam sangat detail memperhatikan hal ini, sebagai salah satu bukti yang paling kuat adalah ayat pertama yang diwahyukan Allah SWT. adalah Iqra' = Bacalah.. sungguh sebuah keteraturan yang indah ketika pada saat itu semua manusia dimuka bumi ini berada dalam pada zaman jahiliyyah/kebodohan kemudian turunlah Ayat ini sebagai pembuka sebuah peradaban baru yang berilmu. kemudian pada ayat selanjutnya Al ladzi 'Al lama bil qalam (Al-Alaq ayat 4)
" yang mengajar (Manusia) dengan perantaraan kalam " yang mengajarkan manusia dengan perantaraan/cara tulis baca. Kemudian Rasulullah SAW. pernah menyampaikan kepada sahabat bahwa orang yang menuntut ilmu sama pahalanya dengan orang yang berjihad dijalan Allah SWT., kemudian dikesempatan yang lain juga diserukan kepada Ummat-nya adalah untuk terus belajar sampai ke negeri cina. sungguh betapa sangat jauh sekali negeri cina dengan negeri Arab, artinya disini sejauh atau sesulit apapun Belajar sangat utama ummat islam sejak saat itu.
Lalu kita dizaman ini,dengan perkembangan tekhnologi yang semakin canggih dihadapkan pada persaingan dunia yang semakin ketatm,seyogianya sangat memperhatikan hal ini. Namun demikian banyak sekali diantara kita yang sudah keluar dari tujuan awal yang diperintahkan Nabi. Betapa tidak kemudian yang sangat diperhatikan dewasa ini adalah lulusan mana dan tingkat berapa, kalaupun ditanyakan disiplin ilmu apa yang diambil lebih kepada hanya sebuah pertanyaan belaka.Artinya penekanan yang dilakukan disini adalah tidak lebih dari sekedar tempat belajar dan tingkatannya. Tidak penting disiplin ilmu apa yang dipelajari.kemudian Anak didik-nya,siswa-nya dan pelajarnya tidak sama sekali mengerti betapa pentingnya disiplin ilmu yang dipelajarinya, toh jika nilainya tidak bagus masih bisa ngulang,her atau perbaikan.kemudian orang tua..., yang semestinya menjadi guru kedua setelah sekolah sudah seharusnya menjadi pembimbing,pemerhati apa saja yang sudah dipelajari anaknya malah berlaku hanya sebagai penyandang biaya sekolah.kemudian bangga saat anaknya sudah mencapai tingkat akhir belajarnya. Lalu Guru,dosen atau pengajar..dengan alasan kondisi psikologis kemudian membatasi materi,mengatur kurikulum sesingkat mungkin, asal tujuan belajarnya sudah tercapai tidak perlu lagi memikirkan hasil yang diperoleh.Oleh karena semua itu pantas-lah jika kemudian generasi bangsa indonesia menjadi sangat diragukan keilmuannya dimata bangsa asing.Budaya "Nrimo" , " Cepat puas ", dan " Sombong " diaplikasikan kepada seluruh sendi-sendi kehidupan termasuk belajar mengajar.
Kamis, 07 Februari 2008
1st Book " Aku Bertajuk Sakti "
Dimulai saat sebuah karya tulis menjadi penting untuk dinikmati banyak orang, sebagai teman saat ditengah kemacetan , disaat tak ada yang dilakukan, tak ada teman. Disaat kebosanan akan sebuah karya seni yang cenderung mencontek, karya musik yang datar dan disaat kehausan akan sebuah nilai baru.
Tajuknya Sakti sebuah symbol keangkuhan anak manusia yang terlahir dari sebuah keserakahan, kemunafikan dan keangkuhan. Dari keluarga ningrat yang seharusnya jauh lebih beradab. Mencoba untuk hidup ditengah kehampaan cinta, kasih sayang dan perhatian. Ambisius, keras hati dan egois adalah sifat utamanya. Dimulai saat semua menjadi rivalnya dalam mencapai tingkat sosial berkehidupan.
Aku Bertajuk Sakti
Sebuah cerita dengan settingan tempat dan kejadian yang nyata dialami setiap Muda-mudi dewasa ini.Ritual trik penaklukan terhadap setiap pendirian,prinsip dan perasaan,dengan tajuknya sebagai Sakti mencoba menelusuri setiap keadaan perasaan.Berpindah dari satu hubungan ke hubungan yang lain,memberikan sebuah pengalaman untuk setiap yang ditinggalkannya.
Sebuah hikmah pengalaman hidup yang patut direnungkan,kemudian menjadi sebuah pelajaran penting dalam setiap perjalanan sebuah Hubungan before and after married.Sakti dengan segala karakter yang banyak ditemui didalam kehidupan mencoba terus melakukan pencariannya akan arti hidup yang sebenarnya.(Hidup = Cinta)
Aku Bertajuk Sakti = 50% Fact + 50% Fiction Happy reading !!!!
Sebuah hikmah pengalaman hidup yang patut direnungkan,kemudian menjadi sebuah pelajaran penting dalam setiap perjalanan sebuah Hubungan before and after married.Sakti dengan segala karakter yang banyak ditemui didalam kehidupan mencoba terus melakukan pencariannya akan arti hidup yang sebenarnya.(Hidup = Cinta)
Aku Bertajuk Sakti = 50% Fact + 50% Fiction Happy reading !!!!
7.30 am Daily Coffee Morning...
Dengan kaos merah berkerah hadiah dari niken diulang taunnya yang ke-20 , celana pendek `Independent Jeans` warna biru, berjalan kearah halaman samping kamarnya tempat biasa Tipuh menghabiskan pagi sambil membaca Koran.
“ Ijaaaaaahhh ?!!!! , mana kopi Nescafe original ama singkong goreng gue ?! “
Menggelegar suara itu memecah kesunyian pagi, laksana petir suaranya membuat gemetar Ijah pelayan khusus Tipuh yang disiapkan orang tuanya, yang tentu saja untuk mempekerjakannya mesti memasang tender diseluruh penyedia PRT di Jakarta 3 bulan yang lalu.
“ Cepeten !!!! Udah ga betah lo kerja disini ?!! “
Kontan Ijah berlari sambil membawa senampan hidangan buat sang ` Tuan Muda ` menyusuri arah suara yang baru saja menghentakkan telinga, tanpa basa-basi berlari dari dapur yang jarak antara dapur dan halaman samping kamar Tipuh Kira-kira 500 m, terus berlari melewati Mamat yang sedang sibuk membuatkan sarapan pagi buat si Puppy
“ Mampus lu Jah ¡ “ gumam Mamat
“ Untung gw Cuma kebagian jatah tugas buatin sarapan Puppy “ sambungnya dalam hati .
Sebagai PRT[1] pemula Ijah sosok pembantu yang kerapkali mendapatkan pukulan, tendangan dan cacian dari Tipuh meski hanya telat 5 menit untuk setiap pelayannya kepada Tipuh “ Sang Tuan Muda “.
Masa percobaannya yang hanya 3 bulan telah memberikan banyak pelajaran penting untuk seorang Ijah yang hanya lulusan Sekolah Dasar di desanya. Bukan tidak memerlukan pengorbanan dan kerja keras untuk kemudian mendapatkan gelar “ Pelayan Khusus Tuan Muda Tipuh[2] “ , sebuah gelar terhormat setelah sebelumnya hanya sebagai perawat Nenek tua Jompo.
“ Bukan kerjaannya yang Berat tapi Tuan Muda Tipuh yang Ribet “
sebuah ungkapan yang pernah disampaikan kepada Mamat Partner kerja Ijah dalam satu sesi Curhatnya. Yang rutin mereka lakukan sebagai media untuk bertukar pengalaman atas setiap hal yang terjadi dan dialami keduanya.
Ijah dengan wajah sumringah kembali menuju ruang kerjanya untuk bersegera membuatkan sarapan atau tugas ke-2 setelah Daily Coffe Morning Tipuh.
“ Aneh Amat si Ijah, bukannya sedíh, cemberut atau manyun ko’ malah kelihatan seneng banget, “ mengusik pikiran Mamat memburu jawaban “ pake acara nyanyi-nyanyi lagi “ ¿#$!%$#%@&^%&^$%!#$
Tentu saja hal ini membuat Mamat tidak mengerti akan sikap Ijah yang justru terlihat hepi setelah baru saja di eksekusi Tipuh. Konon Tipuh adalah seorang pencaci yang Amat lihai dimana pasti akan menangis setiap korban-korban caciannya, kalo temen-temennya bilang :
“ sebenarnya Maksud Tipuh baik, tapi karena tidak pandai merangkai kata-kata akhirnya jadi bikin sakit hati deh “
Tipuh memang bukan seorang yang pandai untuk segala hal, hanya orang-orang yang dekat dan kenal Tipuh saja-lah yang mampu mengerti setiap keinginan,rencana dan kalimat-kalimat yang terlontar. Banyak orang-orang disekitarnya yang sering dibuat sedíh Tipuh justru mengambil pelajaran dari ketidakpandaian Tipuh, termasuk Ijah pelayan khususnya. Menjadi objek pemanfaatan dari ketidakmampuannya.
[1] Pembantu Rahasia Tipuh
[2] PKTMT singkatan untuk gelar kehormatan
“ Ijaaaaaahhh ?!!!! , mana kopi Nescafe original ama singkong goreng gue ?! “
Menggelegar suara itu memecah kesunyian pagi, laksana petir suaranya membuat gemetar Ijah pelayan khusus Tipuh yang disiapkan orang tuanya, yang tentu saja untuk mempekerjakannya mesti memasang tender diseluruh penyedia PRT di Jakarta 3 bulan yang lalu.
“ Cepeten !!!! Udah ga betah lo kerja disini ?!! “
Kontan Ijah berlari sambil membawa senampan hidangan buat sang ` Tuan Muda ` menyusuri arah suara yang baru saja menghentakkan telinga, tanpa basa-basi berlari dari dapur yang jarak antara dapur dan halaman samping kamar Tipuh Kira-kira 500 m, terus berlari melewati Mamat yang sedang sibuk membuatkan sarapan pagi buat si Puppy
“ Mampus lu Jah ¡ “ gumam Mamat
“ Untung gw Cuma kebagian jatah tugas buatin sarapan Puppy “ sambungnya dalam hati .
Sebagai PRT[1] pemula Ijah sosok pembantu yang kerapkali mendapatkan pukulan, tendangan dan cacian dari Tipuh meski hanya telat 5 menit untuk setiap pelayannya kepada Tipuh “ Sang Tuan Muda “.
Masa percobaannya yang hanya 3 bulan telah memberikan banyak pelajaran penting untuk seorang Ijah yang hanya lulusan Sekolah Dasar di desanya. Bukan tidak memerlukan pengorbanan dan kerja keras untuk kemudian mendapatkan gelar “ Pelayan Khusus Tuan Muda Tipuh[2] “ , sebuah gelar terhormat setelah sebelumnya hanya sebagai perawat Nenek tua Jompo.
“ Bukan kerjaannya yang Berat tapi Tuan Muda Tipuh yang Ribet “
sebuah ungkapan yang pernah disampaikan kepada Mamat Partner kerja Ijah dalam satu sesi Curhatnya. Yang rutin mereka lakukan sebagai media untuk bertukar pengalaman atas setiap hal yang terjadi dan dialami keduanya.
Ijah dengan wajah sumringah kembali menuju ruang kerjanya untuk bersegera membuatkan sarapan atau tugas ke-2 setelah Daily Coffe Morning Tipuh.
“ Aneh Amat si Ijah, bukannya sedíh, cemberut atau manyun ko’ malah kelihatan seneng banget, “ mengusik pikiran Mamat memburu jawaban “ pake acara nyanyi-nyanyi lagi “ ¿#$!%$#%@&^%&^$%!#$
Tentu saja hal ini membuat Mamat tidak mengerti akan sikap Ijah yang justru terlihat hepi setelah baru saja di eksekusi Tipuh. Konon Tipuh adalah seorang pencaci yang Amat lihai dimana pasti akan menangis setiap korban-korban caciannya, kalo temen-temennya bilang :
“ sebenarnya Maksud Tipuh baik, tapi karena tidak pandai merangkai kata-kata akhirnya jadi bikin sakit hati deh “
Tipuh memang bukan seorang yang pandai untuk segala hal, hanya orang-orang yang dekat dan kenal Tipuh saja-lah yang mampu mengerti setiap keinginan,rencana dan kalimat-kalimat yang terlontar. Banyak orang-orang disekitarnya yang sering dibuat sedíh Tipuh justru mengambil pelajaran dari ketidakpandaian Tipuh, termasuk Ijah pelayan khususnya. Menjadi objek pemanfaatan dari ketidakmampuannya.
[1] Pembantu Rahasia Tipuh
[2] PKTMT singkatan untuk gelar kehormatan
Muqaddimah...
Assalamu'alaikum Wr.Wb....
Tumpukan catatan menjadi awal sebuah sejarah, menjadi sebuah jurnal dalam setiap rasa yang dimiliki. Kemudian semua menjadi sebuah kenangan yang tentu saja indah ketika dibuat secara Fahri Centris atau pandangan sejarah yang dicatat dan dibukukan atas kepentingan si fahri. Namun tetap berprinsip pada objektifitas dari setiap cerita atau catatan tersebut nantinya.
Sumpah !!! Blog ini sudah di bangun sejak November 2007, namun begitu tetap saja tidak ada satu-pun posting yang di publish....
Alhamdulillah setelah diingatkan oleh seorang teman mulailah Blog ini disentuh kembali dan kemudian diberi judul " Meretas Mimpi Indah " dengan tambahan beberapa gambar dari cover 2 Buku yang sedang digarap/in production, gambar kecil dari seorang Fahri.
Harapannya.... semoga Blog ini menjadi sebuah catatan penting yang tentu saja bermanfaat, atau paling tidak menjadi sebuah perjalanan menapaki kehidupan....
Fahri
Tumpukan catatan menjadi awal sebuah sejarah, menjadi sebuah jurnal dalam setiap rasa yang dimiliki. Kemudian semua menjadi sebuah kenangan yang tentu saja indah ketika dibuat secara Fahri Centris atau pandangan sejarah yang dicatat dan dibukukan atas kepentingan si fahri. Namun tetap berprinsip pada objektifitas dari setiap cerita atau catatan tersebut nantinya.
Sumpah !!! Blog ini sudah di bangun sejak November 2007, namun begitu tetap saja tidak ada satu-pun posting yang di publish....
Alhamdulillah setelah diingatkan oleh seorang teman mulailah Blog ini disentuh kembali dan kemudian diberi judul " Meretas Mimpi Indah " dengan tambahan beberapa gambar dari cover 2 Buku yang sedang digarap/in production, gambar kecil dari seorang Fahri.
Harapannya.... semoga Blog ini menjadi sebuah catatan penting yang tentu saja bermanfaat, atau paling tidak menjadi sebuah perjalanan menapaki kehidupan....
Fahri
Langganan:
Komentar (Atom)