“ Mencintai “… seseorang yang memiliki rasa kepada sesuatu atau seseorang yang lainnya, artinya hanya perlu satu orang saja sebagai subjek, Objek tidak terlalu penting memegang peranan disini, hanya diam melakukan apa saja yang biasa dilakukan dan sesuai dengan keinginannya.Si subjek tidak memerlukan jawaban,ekspresi,pengertian,pemahaman,perhatian,fitback dan balasan perasaan dari si Objek tentunya.Dan tidak akan ada kisah yang yang panjang disini,tidak ada konflik.Lalu, sebesar atau sebanyak apapun perbedaan diantaranya menjadi sangat tidak penting. Subjek tetap dengan perasaan cintanya terhadap si Objek dan si Objek tetap berlaku hanya berdasarkan keinginannya saja tanpa harus memperhatikan segala sesuatunya tentang si subjek.
Kemudian “ Saling Mencintai “ …..
“ Saling Mencintai “ dalam keadaan ini tentu ada dua orang yang kemudian disebut Subjek untuk keduanya.Mengapa demikian ? ya karena keduanya mempunyai rasa ini kemudian bersepakat untuk mewujudkannya kedalam sebuah hubungan. Tentu saja peranan keduanya sangat penting dimana ketika sebuah commitment untuk menjalani hubungan itu terbentuk maka keduanya mempunyai peranan yang sangat pentiing. Betapa tidak karena dua perasaan menjadi satu dalam sebuah hubungan yang disebut dengan istilah Pacaran atau hubungan percintaan. Biasanya dominasi perasaan lebih besar dari logikanya, makanya tak jarang banyak orang yang terlihat bodoh menangis karena sesuatu yang mereka alami.Dan tidak sedikit juga bunuh diri karena tidak mampu mengendalikan perasaannya.Nah semua tentang keduanya menjadi sangat penting, Latar belakang, sejarahnya,status social dan kepribadiannya menjadi persoalan yang sering menimbulkan banyak masalah.Saat semua itu menjadi penting untuk dibicarakan maka timbul-lah sebuah kata baru yang disebut “ Perbedaan”. Persepsi tentang cinta,sayang, kasih sayang,setia,mengerti,memahami dan menikah kemudian penyatuan visi dan misi. Intinya semua menjadi sangat rumit untuk keduanya.Dengan tetap menggunakan logika sebagai alat untuk menimbang menjadikan semuanya semakin berat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar