Mari Berbagi....

Selamat datang Indonesia!!!!...

Mari berbagi setiap cerita, harapan,keinginan,karya dan Mimpi.....

- Sakti Fahri Seno -


Selasa, 30 September 2008

Pesor !!!

Gw : "PESOR!!!"

Temen Gw : "Makanan? makanan apaan Ri' ?"

Hhhhmmmhhh.... rada sebel juga dengernya sesaat pertanyaan itu gw denger. Makanan khas nenek moyang gw saat lebaran, selalu ada buat mereka yang melestarikan budaya. Sejenis lontong, simple dan ga macem-macem. dibungkus daun pisang berbentuk segi empat, horisontal memanjang. ketebalannya sekitar 3 centi meter dengan panjang sekitar 15 centi meter dan lebar sekitar 8 atau 9 centi meter. bahannya beras yang sudah di masak setengah mateng. yang unik disini adalah dibungkus dengan daun pisang kemudian dibuat berpasangan dan diikat dengan tali rapia. Coba aja kalo kalian bisa buatnya, ini memang sangat simple sekali namun tidak semua orang mampu membuatnya. belum lagi proses perebusan hingga kenyal yang agak sedikit lama(semakin lama direbus akan semakin gurih dan kenyal). Entah siapa yang memulai, yang menemukan dan sebagai inovatornya yang pasti turun temurun pesor ini selalu ada khususnya dikeluarga gw. Kalau ada beberapa orang menandai datangnya lebaran dengan baju baru dan pengakuan bersih(suci) buat kita cukup dengan adanya pesor semua akan menjadi semakin terasa. Penempuhan sebulan penuh ramadhan dan perayaan hari kemenangan semakin kental kami rasakan saat bongkahan-bongkahan pesor menghiasi meja makan kami. cukup buat kami bersuka ria setelah berpuasa dan bersedih hati karena ditinggalkannya. pesor bermakna sangat dalam buat kami, betapa tidak saat ketupat sudah mengglobal kemudian hanya pesor yang terus mewakili identitas kami warga jakarta, sedikit egois terdengar namun buat kami itulah salah satu kebanggaan kami. Memang sangat sederhana makanan ini namun hanya ada disaat istimewa menjadikan makanan ini ikut istimewa. Coba aja kepengen makan pesor diluar hari lebaran pasti susah nyarinya kalo ketemu dan bisa makan-pun akhirnya pesor tidak lebih dari hanya sekedar lontong atau makanan untuk sarapan. Tidak ada nilai apa-apa disitu.
Tahun ini 1429 H. pastinya keluarga kami menghidangkan pesor sebagai makanan utama, biasanya mampu bertahan hingga 2 atau 3 hari setelah hari raya. Dihidangkan bersama sayur santen isi pepaya muda, kacang panjang dan irisan dadu kentang biasanya ditemani emping melinjo. Poko'nya semua menjadi lengkap dan istimewa dengan hadirnya pesor ketengah-tengah kami......(kapan-kapan gw kenalin Pesor buat elo-elo yang belom tau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar