Mari Berbagi....

Selamat datang Indonesia!!!!...

Mari berbagi setiap cerita, harapan,keinginan,karya dan Mimpi.....

- Sakti Fahri Seno -


Minggu, 03 Mei 2009

Bravo The Nine Club !!! Membungkam mulut besar supporter liar...


Sebagai Pelatih yang cukup punya jam terbang, baru pertama kali tadi gw nervous. Gimana engga’ diawal sebelum pertandingan Cuma 5 orang dari 10 pemain yang siap buat main dengan kondisi 1 Orang playmaker (Prima) kurang fit. Gw coba kordinasikan hal ini dengan Co.Manager Team(Awal) dan akhirnya dengan kesadaran yang tinggi dari para pemain 10 menit setelah pertandingan dimulai Semua pemain siap untuk memperkuat The Nine Squad. Well cukup seneng juga deh akhirnya.

Babak 1 :

Diawal permainan(babak 1) terlihat lemah, Prima(playmaker) dengan kondisi yang kurang Fit menciptakan banyak peluang-peluang yang tidak dapat diselesaikan dengan baik oleh Carlito’s dan Age’ disusul dengan kurang kuatnya pertahanan belakang (Bang Yos),bukan karena kemampuannya namun lebih kepada tajam dan bertubi-tubinya serangan yang dilancarkan. Posisi Keeper di tempati oleh Gani yang sedari awal terpaksa harus melepas Kaca Mata-nya, dengan pertimbangan keselamatan. Tanggung jawabnya sebagai pengawal gawang dibuktikan dengan Cidera di lututnya, meski terpaksa harus kebobolan 2 angka Gani terpaksa kami turunkan. Masuklah Ari sebagai Penjaga gawang. 5 menit sisa pertandingan menambah 1 gol lagi ke gawang The Nine Squad dengan sebelumnya Age’ dengan tendangan mautnya menjebol gawang lawan. Di akhir babak 1 kedudukan 3-1 untuk PS Karya, 2 angka kami ketinggalan.

Dibabak ini hampir kami kehilangan percaya diri, sebelah kanan lapangan menjadi sebuah kumpulan supporter liar yang mencemooh team kami. Mulut besar mengumpat dan mencoba menjatuhkan mental pemain kami. Cukup tegang saat itu, hampir kami terpancing

Babak 2 :

Babak 2 menjadi babak kebangkitan The Nine Squad, bersama Co.Manager Team membongkar pasang pemain, mengganti strategi dan mecoba menjaga mental menang Team.
Stendy sebagai pemain baru menempati posisi striker kanan berpasangan dengan Carlito's, Prima tetap kami pertahankan sebagai Playmaker, mundur beberapa meter kebelakang memperkuat posisi Striker dan posisi Back (Age'). Keeper tetap kami pertahankan dikawal oleh Ari. Tidak percuma Prima(playmaker) kami dengan kondisinya yang kurang fit tetap menciptakan banyak peluang-peluang gol untuk kedua striker kami, sesekali mundur kebelakang membantu Age' menjadikan The Nine Squad kuat didepan dan dibelakang. dari 12 peluang gol yang diciptakan 2 Gol diselesaikan dengan baik, menambah angka perolehan team menjadi 3-3 dimenit terakhir pertandingan. Insiden kecil terjadi di 5 menit terakhir, pemain kami di ganjal dengan keras oleh pemain lawan yang kemudian menciptakan tendangan Penalti buat The Nine Squad. Age' sebagai eksekutor membuat kemenangan untuk The Nine Squad. 4- 3 untuk kemenangan The Nine Squad.

Mana suara kotor supporter Liar? tak lagi kami dengar sepatah kata-pun dari mereka, Lihat permainan kami sampai selesai kalian akan lihat betapa hebatnya The Nine Squad!!!

The first Thanks to :
- Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa
- Wasit yang Fair
- All The Nine Supporter
- The Nine Cheerleaders
- The Nine Paramedic
- Anen " Kaos lo jadi Hoki Nen"

Team :
- Prima (You're still the best in the Nine Squad)
- Ari (ga' nyangka elo bisa dengan santai bermain)
- Age' (3 Gol yang elo buat meyakinkan kami setelah dirimu menikah)
- Bang Yos (Kalo ga' ada Bang Yos dibabak 1, keadaan pasti lebih buruk)
- Stendy (Jangan Manja Dong! elo tetep andalan ke-2 setelah Prima di The Nine Squad)
- Gani (Perjuangan Lo' besar banget buat The Nine, buktinya Dengkul lo cidera kan!!!)
- Carlito's (Pemain lawan keder man ngliat maen lo)
- Bang Narson (Bah'! baru 5 menit kau Main selesai pula permainan)
- Zaly & Syarif (Kesabaran Lo' nambahin semangat Team yang Bertanding)
- Awaluddin ( you'are the good Co.Manager we have!!! )

Regards,
The Nine Squad Coach
" Sakti Fahri Seno "

Rabu, 22 April 2009

Politisi Kencing Berdiri Rakyat Kencing Berlari....

Demokrasi....

Sebuah kata kunci yang konon menggaung dewasa ini, fenomena pembelajaran akan sebuah nilai-nilai tercemar oleh sebuah sikap politik para politisi dan calon anggota dewan yang. 5 Tahun sejak era Reformasi membuat kepala-kepala menjadi semakin besar, sebagian dari mereka menganggap suara rakyat dapat dibeli dan rakyat-pun mempertanyakan berapa nilai uang yang mereka dapat untuk satu suaranya. Tentu saja ada nilai bisnis disini. Keluar uang mesti dapet suara, untuk dapet suara mesti keluar uang. prosesi pemilihan yang jujur dan adil tak lagi dapat ditemui disini " Uangmu Untuk-Ku, Suara-Ku untuk-Mu ". Kemudian pembelajaran akan sebuah nilai Demokrasi yang sesungguhnya diukur oleh hanya banyak dan beragamnya partai politik. Ratusan bahkan Ribuan calon anggota dewan menjadi barometer sebuah perkembangan pelajaran tentang demokrasi. Kemudian tujuan dari sebuah bangunan demokrasi itu sendiri runtuh dengan sendirinya. Besarnya suara rakyat bergantung kepada besarnya uang yang dikeluarkan, idealisme partai politik runtuh ketika perolehan suara tidak dominan, celakanya partai-partai gurem yang tidak mencapai syarat threshold parliamentary-pun berbondong-bondong membangun sebuah kekuatan. Blok Perubahan, Triangle Bridge sampai kepada Golden Triangle menjadi istilah baru yang tidak mudah untuk difahami semua mengejar kekuasaan, apapun statement yang mereka sampaikan seolah perduli akan kesejahteraan rakyat kalau sudah begini masih saja sibuk mencari muka bahkan mencuri hati.

Setelah Pemilu Indonesia punya satu musim baru diluar musim hujan dan musim kemarau, " Musim Stress ". Rumah sakit jiwa, psikater dan dokter alternatif mendadak kebanjiran pasien. Dari mulai yang stress ringan, insomnia, stress berat sampai "Gila" menjadi sebuah tambahan kosakata baru dalam kamus Pemilu.
Formula-nya :
Uang yang keluar + Target yang dibuat + sedikit visi misi basi (Harus) = Suara yang diperoleh banyak/Kursi yang didapat

Jika tidak (
Suara yang diperoleh banyak/Kursi yang didapat)maka = Stress

Sesegera mungkin digagasnya sebuah lembaga/institusi atau lembaga swadaya baru yang mampu memberikan pengajaran yang lebih intensif kepada masyarakat luas akan arti yang sesungguhnya sebuah demokrasi. " Pengajian Politik " menjadi sebuah media baru untuk memberi pencerahan, kemudian teladan dari mereka yang terpilih untuk menjalankan amanah sejujur-jujurnya " Harus menjadi kotor untuk tau yang BERSIH, Gunakan hati untuk setiap keputusan dan sikap politik " . Idealnya " Membela yang benar meski sebagian mereka menganggap Kotor ".

To : Abang and Mpo' " Edukatif, ga' Bullshit and realistic ... "

Rabu, 08 April 2009

Pemilihan Umum 9 April 2009

1 hari menjelang Pemilu.....

Tanda tanya besar, Cemas, Takut dan bahkan gundah. Kemudian keresahan menyelimuti setiap ruang perasaan dalam keluarga kami. Pemilihan Umum 9 April 2009 adalah sebuah ajang demokrasi akbar. Untuk Indonesia 5 tahun kedepan, untuk kemajuan berdemokrasi dan bernegara. Adalah muskyil jika terlalu banyak berharap akan sebuah proses yang sempurna, di era pembelajaran berdemokrasi ini tentu saja menjadi hal yang tidak mungkin untuk itu. 6 Bulan kami berjuang, bergerilya, menapaki lelah, menaklukan emosi jiwa. Menyusuri setiap medan demi sebuah tujuan, cita-cita, Visi dan Misi. Seluruh kekuatan dikerahkan, serangan demi serangan bertubi kami lancarkan menusuk seluruh titik dijantung kawan. Tak ada lawan buat kami, namun kawan-pun tak dapat diandalkan. Samar tampak wajah mereka, membantu karena sesuatu, menolong karena ingin ditolong. Ketulusan??! pesimis kami dapatkan itu, meski kami tau tak sedikit loyalitas kawan mendampingi.

sekitar 18 jam lagi saat yang paling menegangkan akan kami lewati, berpasrah diri menunggu hasil setelah usaha yang kami anggap maksimal adalah hal terbaik untuk kami.

Bismillahirrahmanirrahiim...

Senin, 30 Maret 2009

Tambah Yakin Gw....

dear ayah,jika ayah baca ini...aku ingin ayah tau aku menulisnya dengan derai airmata.12 jam ke depan, ayah akan kembali ke jakarta dan aku...kembali menunggu.menunggu hingga datang kesempatan untuk bertemu..menunggu hingga waktu & takdir mengakhiri penantianq.terbayang olehq sedihnya nanti sore dan muramnya hariq setelah hari ini berganti.ayah..aku tau aku bukan perempuan impianmu.tapi yakinlah bahwa aku ingin sekali menjadi wanita itu.kata" yang aku lontarkan ketika emosi menghampiri...mohon dimaafkan. aku lupa bahwa aku sudah melewati begitu banyak malam menangis karena ingin berada di sisimu.ayah,aku tau aku tidak punya rasa sabar yang cukup untuk selalu bisa membuatmu tersenyumtapi yakinlah bahwa aku selalu ingin bahagia menjadi milikmu.maafkan aku untuk tingkah laku yang seringkali menjadi resahmu. aku lupa bahwa aku sudah melewati begitu banyak hari merubah sikap itu karena ingin menjadi kebanggaanmu.ayah..hanya kata maaf yang bisa aku berikan untuk setiap kesalmu, marahmu, dan kecewamu.aku lupa...aku lupa akan perasaan tenang yang ayah hadirkan untukqayah..aku ingin hapus sesalmu yang telah memilih aku.di sela tangisku ada doa dan harapan untuk itu.di selanya pula aku coba mengingat kembali perjalanan panjang yang menguras tenaga & pikiran hanya karena ingin bersama.ayah...jika suatu hari nanti aku membuatmu sedih ingatkan aku...ingatkan aku akan sebuah pagi dimana aku menangis karena begitu mencintaimu...i love you ayah...

Management ICS Training In Singapore

Mimpi??? bukan! ini nyata...

Insyaallah menjadi sebuah pembuktian baru yang selama ini telah banyak coba aku lakukan, diluar dari bagaimana Aku bisa meyakinkan orang-orang yang ada disekelilingku dengan sikap, tutur bahasa, kejujuran, bijaksana dan kesabaran. Secara pribadi mengejar beberapa rencana yang menjadi peta dalam hidup, cita-cita dan mimpiku. Menambah daftar panjang pembuktian-pembuktian akan sebuah keberhasilan. Menjadi berkualitas, dapat dibanggakan dan harapan keluarga.(maaf terlalu tendensius)
Dalam rangka bersyukur atas sebuah prestasi baru, kemudian tulisan ini menjadi sebuah bukti akan keberhasilan itu sendiri.

------------- quote -----------------------

_____________________________________________
From: Rachmaputri, Rury Indrasari
Sent: Thursday, January 15, 2009 5:57 PM
To: Clarke, Peter
Cc: Susanto, Heri
Subject: RE: system support training
Dear Peter,
Hereby we confirm INA will send 1 participant to this training. His name is Fachri.
Kindly advise should you already have the exact date of the training so we can prepare the needful.
Thank you / brgds, Uwi
_____________________________________________
From: Clarke, Peter
Sent: Wednesday, January 14, 2009 4:12 PM
To: Rachmaputri, Rury Indrasari
Subject: RE: system support training
Trainer will be from Intellicyber
VNM, MAL and INA
Easier to do it in Singapore
looking at first week of Feb-09
_____________________________________________
From: Rachmaputri, Rury Indrasari
Sent: Wednesday, January 14, 2009 5:10 PM
To: Clarke, Peter
Subject: RE: system support training
Hi Peter,
Happy New Year!
Kindly advise who will be the participants and the trainer? Are the participanys only INA or with other countries?
Is there any alternative to conduct the training in JKT?
Brgds, Uwi
_____________________________________________
From: Clarke, Peter
Sent: Wednesday, January 14, 2009 3:58 PM
To: Rachmaputri, Rury Indrasari
Subject: FW: system support training
Uwi,
I am considering conducting a regional training course for Exceed system support in Singapore.
Would you be prepared to send Parmi (and perhaps friends) down here, probably arrive in the evening, attend day and a half on course then return home?

Regards
Peter Clarke

-------- unquote-------------------------------------------

" Min Haitsu La Yahtasib "

Begitulah kira-kira sesaat setelah mendapatkan informasi terpilih oleh management untuk datang mengikuti sebuah Training di S'Pore. Training keluar negeri ?!!!! Buat sebagian orang yang sering jalan-jalan keluar negeri Trip ini ga special tentunya, Singapore ? biasa aja tuh! Sama seperti sering makan hagen daaz rasa melon atao green tea, New zealand yang mint choco and Baskin robin pasti bakal bilang biasa ajah makan es krim yang 6 ribu-an yang padahal menurut gw udah mahal bangett dan enakkk. yah biarkan saja-lah.....
Kemudian istilah yang paling tepat adalah Norak!, itu-lah Gw... Nora' abiss, katro tapi pribadi gw bangga dengan kenorak-an2 itu......

Selanjutnya Baca " Noraknya Fahri Setengah Mati "

Jumat, 06 Maret 2009

Kemana aja Mas ?

4 Bulan gak ngupdates blog, friendster and ga bales-bales e-mail. Laksana sebuah Puskesmas tanpa Mantri-nya, tak ada tindakan medis yang dilakukan. " Wujuduhu ka Adamihi " Adanya seperti tak ada, begitulah gambarannya. tapi kalo menurut gw sih ga sampe segitunya kali, walopun faktanya memang ternyata banyak orang yang ngikutin blogs gw, kontak2 gw di friendster trus juga kirim-kirim e-mail.

Kalo ada temen yang bilang gw lagi kejar setoran, cari sesuap nasi semangkuk berlian atau apapun istilah yang disematkan gw ga perduli. Emang selalu saja ada konsekuensinya, melakukan sesuatu kemudian sedikit mengorbankan sesuatu, mengejar sesuatu meninggalkan sesuatu yang lainnya. Hanya saja satu hal yang harus diperhatikan adalah selalu gunakan skala prioritas, ga semua bisa lo lakuin, ga seluruhnya bisa selesai dalam waktu yang bersamaan.

Mungkin bakal 3 bulanan lagi kedepan gw bakal vakum di blogs ini, tapi gw janji bakal terus updates sebisa mungkin. Mungkin yang ringan-ringan aja, buat bacaan santai.